Aug 21, 2009

Lucky Draw

Saya sedang berada di belakang kemudi mobil yang sedang diparkir. Mama sedang bertelepon dengan Bapak di bangu belakang. Tita, adik saya, sedang berada di dalam mini market yang pintunya tepat berada di depan moncong si Mumun (Karimun -red).

HP saya berdering. Dengan cepat saya meraih ke dalam tas saya yang ada di bangku belakang.
021521xxxx
Ini telepon ketiga hari ini dari nomor yang mirip. Dua yang pertama dari sebuah Education Consultant yang terus-terusan merongrong saya untuk membaca email yang sudah mereka kirim. Ya ampuun, sabar kek!
Terus terang saja, saya sedang mengharapkan sebuah telepon dari perusahaan dimana saya melamar beberapa waktu lalu. Makanya, tiap kali mendapat nomor kantor begini saya tak bisa menahan diri untuk tidak berharap.

"Halo." Sapa saya.

"Halo. Dengan Floresiana Yasmin Indriasti?" Ok, this is a good start, I thought. Menyebut nama lengkap berarti dia punya urusan resmi dengan saya.

"Iya."

"Ini dengan Indah dari (*%^$^&"

"Maaf, darimana?"

"Indah dari IALF."
Yah...

**
Saya ingat IALF. Tapi bukan institusi itu yang sedang saya harapkan teleponnya. IALF itu tempat kursus IELTS adik saya. Minggu lalu saya kesana untuk menjajaki kemungkinan mengambil kelas IELTS intensif yang hanya 2 minggu. Saya bahkan sudah mengerjakan semacam placement test untuk menentukan apakah saya bisa ikut kelas intesifnya apa tidak.
Hanya ada dua kendala yang masih menjadi pikiran.
1. Biayanya mahal. Untuk 2 minggu intensif dibanderol seharga Rp 3.450.000,00.
2. Kelas dengan bangku kosong yang paling dekat dimulai adalah pada tanggal 7 September, padahal saya berharap bisa mulai kursus di bulan Agustus ini.

Karena alasan yang kedua, saya sempat menitipkan nama dalam waiting list untuk kelas yang akan dimulai minggu depan. In case kalau ada pesertanya yang membatalkan diri...

Maka, saya pikir telepon dari Indah IALF ini pun tentunya seputar jadwal kursus tersebut. Bukannya saya tidak semangat sih, tapi yah, mengingat ada telepon lain yang lebih saya nantikan, jadi semangat saya mau tak mau agak turun juga.
**

"Selamat ya Floresiana, kamu ^%$#@%@#*^&*^!&@*^"

"Eh, apa?". Bad signal. Dia bilang 'selamat'?

"Kamu menang lucky draw yang baru saja kami undi. Hadiahnya, kamu bisa ikut kelas intensif gratis."
Untuk sekitar dua detik saya diam... dan bingung. Saya ingat sih setelah saya menyelesaikan placement test saya diberi kertas kecil warna pink, menulisan nama dan nomor telepon saya disana lalu memasukkan kertas itu ke dalam sebuah tabung transparan bersama kertas-kertas pink lainnya.
Lalu saya merasa bego karena diam saja.

"Eh, emm... Jadi saya bisa ikut kelas yang kapan?" Indah dari IALF di ujung sana pasti terheran-heran karena saya tidak menunjukkan antusiasme yang pantas bagi seseorang yang baru mendapatkan tempat cuma-cuma di sebuah kursus senilai Rp 3.450.000,00.

"Oh, waktu itu kan nulisnya untuk yang mulai tanggal 7 September ya?"

"Iya, Mbak, tapi saya pengennya bisa secepatnya. Kalau ada peserta kelas minggu depan yang mengundurkan diri.."
Sembari bicara saya berpikir. Gue dikerjain ga sih? Lalu dengan cepat saya me-recall siapa saja yang tahu soal saya dan kertas pink kecil. Tita.
Biarpun sepertinya tidak mungkin, mengingat penelepon saya ini dari nomor kantor, saya tak bisa menahan mata saya untuk tidak mencari sosok adik saya di dalam mini market.

"Masuknya ke kelas yang tanggal 7 September, Mbak"

"Oh, eh iya... Mmm, jadi tadi gimana Mbak? Saya nggak usah bayar?" Saya bisa bayangkan Indah dari IALF mungkin ingin membanting teleponnya saat itu juga. Tapi ternyata dia cukup baik dan profesional untuk tetap menanggapi kebegoan saya.

"Iya. Jadi nanti tinggal datang saja. Selamat ya."

"Oh, oke. Makasih banyak ya, Mbak." Kali ini saya yakin telah mengucapkannya dengan antusiasme yang pantas karena saya bisa marasakan bibir saya otomatis bergerak melebar ke samping atas. Hah, peduli amat masuk kelas tanggal 7 September! Ini gratis, Bung!

"Iya, sama-sama. Ditunggu ya."

"Iya, makasih ya.." Dan cengiran saya masih nangkring disitu ketika saya memutuskan hubungan telepon.

12 comments:

  1. Nggak bisa minta mentahnya aja?? Hahahaha.

    ReplyDelete
  2. WUAAAH! Min selamat yaa!
    Eh min, gimana seandainya kalau lo bilang gini ke Mbaknya :
    "Emm... bisa diuangin aja nggak Mbak, duitnya. Berapa tadi? 3 juta kan?"

    Hehe.

    ReplyDelete
  3. WEEEEEEEEEEWWWW>.. untung amat lo mincrut

    ReplyDelete
  4. wah, komennya ada yang sama!
    :D

    ReplyDelete
  5. huahahaha. ga kepikiran minta mentahnya. gue udah terlalu senang. hihihihi.
    abis ini pertama kalinya lhoo gue menang lucky draw. fufufufu.

    ReplyDelete
  6. rangga .r4:57 AM

    dulu gw di ialf sebulan buat prep IELTS masuknya tiap hari, sejutaan aja deh... tahun 2004 sih.

    tapi kalo lo beneran menang sih... lain cerita

    ReplyDelete
  7. trakteeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrr
    *loh?

    ReplyDelete
  8. @rangga: eeh, masa sih? gue 2 minggu, 6 jam sehari, 3.45 juta kok.

    @nad: gue traktir lo boleh ikut 2jam kelasnya, mau ga?

    ReplyDelete
  9. lo jalur express kali min, makanya mahall.. 6 jam sehari sihh. gw waktu itu 2 jam shari kalo ga salah

    *gw baru set up blog looooh* ehehe, pake tumblr. masi ngetes2

    ReplyDelete
  10. Anonymous10:31 PM

    hohoho, tempat les Tita. *sok kenal gitu
    selamat yaa miiiiiin. traktir doooong. :D

    ReplyDelete
  11. 6 jam sehari gak mabok tuh min? Ah tapi kalo gratis ada motivasi tambahan lah ya? hahaha.

    ReplyDelete
  12. Ya ampun, beruntung abis lo Min! Seumur2 gw belom pernah menang undian apapun, hahaha. Semoga jadi awal keberuntungan yang laen ya Min.

    Habis les gratis--> English OK--> Tes kerja OK --> Keterima deh!

    Yuhuuu, amiinn ^^

    ReplyDelete

Humor me. Drop some comment.

The Other Blog

Dear all, This blog is not going to be updated often as I have created another one at www.floresianay.wordpress.com which will be focusi...